Kab. Pasuruan (PendMa) - Pelaksanaan try outUN bukanlah hal baru, hampir setiap tahun MTs Negeri Pohjentrek melaksanakan try out guna mempersipkan siswa untuk lebih siap menghadapi UN. Sebenarnya, ada hal yang menarik dari pelaksanaan try out ini. Anak-anak terlihat lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi UN, sebagaimana telah dilaksanakan kegiatan Try Out yang diikuti 104 siswa.
Kepala MTs Negeri Pohjentrek Binti Munawaroh menyampaikan bahwa maksud diadakannya try out ini adalah mempersiapkan peserta didik untuk mampu menjawab soal-soal UN dengan baik dan benar sehingga dapat mendongkrak nilai UN yang tinggi, mereka dilatih menjawab soal-soal pilihaan ganda (PG) yang jawabannya dimasukkan ke dalam Lembar Jawaban Komputer (LJK).
"Tapi bagi kami, prestasi 10 besar itu bukanlah sebuah kebanggaan yang harus dikukuhkan sambil membusungkan dada. Sebab ada target lain yang kami harapkan dari pelaksanaan UN, yaitu terakomodasinya keinginan anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan pilihannya masing-masing," tuturnya, Selasa (23/2).
Selain itu, ditambahkannya, juga untuk membina akhlak dan mental siswa agar mampu menjadi SDM unggul yang beriman dan bertakwa dan mampu bersaing dengan peserta didik lainnya setelah lepas dari bangku MTsN. Memiliki daya juang yang tangguh dan menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam perkembangan intelektualnya dan mempunyai karakter takwa, jujur, kreatif, mampu menjadi teladan, bekerja keras, toleran, dan cakap dalam memimpin. Try Out hanyalah sebagai media untuk berlatih soal-soal UN.
Binti Munawaroh menegaskan semakin banyak berlatih, maka peserta didik akan semakin siap. Diumpamakannya, seperti seorang atlit yang akan menghadapi pertandingan, maka para siswa itu harus pula dipersiapkan agar mereka juga siap untuk menghadapi ujian nasional. Semakin banyak berlatih, maka mereka akan semakin siap. Sebab pada hakekatnya, kesuksesan itu dimulai dari banyaknya latihan atau persiapan yang matang.
"Tak ada kemenangan tanpa latihan terus menerus," tegasnya.
Dimana try out mandiri ini sudah dilaksanakan secara estafet atau bertahap yakni try out mandiri tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 17-18 Desember 2015, try out mandiri tahap kedua dilaksanakan pada tanggal 2-3 februari 2016 (perhari 2 mapel), dan try out mandiri tahap ketiga dilaksanakan pada tanggal 22-25 Februari 2016 (1 mapel perhari). Setelah try out usai dilaksanakan maka bimbingan-bimbingan tambahan jam pelajaran (bimbel) akan dintensifkan mulai pukul 12.00-13.15 (kondisional) dengan mengklasifikasikan hasil dari try out (kelompok A, B, C, D) agar memudahkan bagi guru dalam melaksanakan bimbingan. Maka dari kegiatan inilah kepala MTsN Pohjentrek memiliki tujuan yakni hasil UN nanti 100% lulus dan memperoleh nilai atau hasil yang sangat-sangat bagus. (fin)
0 komentar:
Post a Comment